Baju Ihram Anak Perempuan di Bandung dan Surabaya

Ya, wanita berihram dengan baju yang dia ingin. Sebab untuk wanita tak ada baju spesial saat ihram jadi mana asumsi beberapa orang pemula. Tapi yang paling utama yaitu dia ihram dengan baju yg tidak menarik pandangan lelaki sebab dia bercampur dengan adanya banyak manusia. Jadi seyogianya apabila wanita saat ihram menggunakan baju yang lumrah serta tidak mengundang fitnah.

Baju Ihram Anak Perempuan di Bandung dan Surabaya

image by thehermawansjourney.com

Mengenai untuk lelaki jadi yang paling utama yaitu ihram dengan pakaian ihram putih, yaitu selendang serta kain. Tapi bila tak ada berwarna putih jadi tidak apa-apa. Sebab ada kisah dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kalau beliau ihram dengan pakaian hijau. Kesimpulannya, tidak kenapa bila lelaki ihram dengan baju yg tidak berwarna putih.

Baju Ihram Anak Perempuan di Bandung dan Surabaya

image shopee

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz di tanya : Saya pergi umrah pada bln. Ramadhan dengan ibu saya. Kami berdua ihram di kapal terbang saat diatas Bi’r Ali serta turun di Jeddah lantas istirahat. Serta sesudah kami berbuka puasa jadi kami pergi pada sore harinya ke Mekkah untuk melakukan umrah serta kami tidak melepas baju ihram sampai usai umrah. Apakah kami terserang ragu sebab kami istirahat di Jeddah dalam kondisi kenakan pakaian ihram. Mohon keterangan, mudah-mudahan Allah memberi pada Anda balasan kebaikan.

Baju Ihram Anak Perempuan di Bandung dan Surabaya

Bila keadaan seperti yang anda katakan, jadi tak ada keharusan membayar dam atas anda dan ibu. Sebab kalian berdua muqim di Jeddah tetap dalam kondisi ihram, serta orang yang tengah ihram tidak harus menyambung perjalanannya sampai melakukan umrah. Bahkan juga dia bisa istirahat di jalan serta muqim dimana saja yang dia kehendaki untuk melakukan kebutuhannya serta dia tengah ihram. Mudah-mudahan Allah memberi taufiq pada semuanya golongan muslimin.

IHRAM MEMAKAI KAOS KAKI DAN KAOS TANGAN

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz di tanya : Apa hukum ihram dengan menggunakan kaos kaki serta kaos tangan? Serta apa dalilnya mengenai hal itu?

Jawaban

Untuk lelaki saat ihram tidak bisa menggunakan kaos kaki serta khuf (sepatu slop) terkecuali bila tidak memperoleh sandal berdasar pada sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Dan barangsiapa yg tidak memperoleh sandal, jadi dia bisa menggunakan khuf, serta siapa yg tidak memperoleh kain, jadi dia menggunakan celana panjang” Muttafaqun ‘Alaih

Mengenai untuk wanita, jadi diijinkan menggunakan kaos kaki serta sepatu khuf, karna kaki wanita yaitu aurat. Apabila seseorang wanita menjulurkan pakaiannya sampai tutup ke-2 kakinya jadi cukup baginya dari kaos kaki serta khuf dalam shalat serta yang lain. Adapaun kaos tangan jadi untuk lelaki mupun wanita tidak diijinkan menggunakannya saat tengah ihram. Sebab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai wanita yang tengah ihram.

Bila menggunakan kaos tangan, jadi haram untuk wanita, lebih-lebih sekali lagi untuk lelaki. Karenanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai lelaki yang wafat saat dia tengah ihram.

Mengenai jadi ubah cadar untuk wanita saat tengah ihram yaitu dia bisa tutup berwajah dengan kerudung serta yang kelihatannya saat dia bertemu lelaki. Sekian ini berdasar pada kisah dari Aisyah Radhiallahu ‘anha, ia berkata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.